Home » Uncategorized » Yuk Intip Keunikan Budaya Masyarakat di Pulau Alor

Yuk Intip Keunikan Budaya Masyarakat di Pulau Alor

Indonesia terkenal memiliki wilayah daratan dan perairan yang cukup luas. Jumlah pulau di Indonesia cukup banyak, terdiri dari pulau pulau besar dan pulau pulau kecil. Salah satu pulau kecil yang ada di Indonesia adalah pulau Alor. Pulau ini berada di di wilayah kepulauan Nusa Tenggara. Penduduk yang mendiami pulau ini adalah suku Alor. Sebagaimana suku lain yang ada di Indonesia, suku alor memiliki kebudayaan yang khas, berikut ini alasannya.

Mengintip Keunikan Budaya Suku Alor

  1. Kepercayaan Animisme dan Dinamisme

Sebagaimana penduduk yang tinggal di daerah lain, masyarakat yang ada di pulau ini juga memeluk agama seperti Islam, Kristen dan Katolik. Namun, sebagian kecil dari suku ini masih mempertahankan kepercayaan animisme dan dinamisme, dengan menyembah benda benda alam seperti matahari dan bulan. Bahkan ada juga masyarakat yang menyembah sungai, hutan dan laut.

  1. Tradisi Moko

Salah satu tradisi yang masih dilestarikan yaitu setiap keluarga yang menyimpan moko. Moko merupakan alat musik tradisional yang terbuat dari perunggu, dengan bentuk mirip gendang. Moko sering dimainkan untuk mengiringi tarian adat atau upacara adat. Tidak hanya itu, moko juga digunakan sebagai mahar atau maskawin untuk diberikan kepada mempelai wanita, sebagai salah satu syarat pernikahan.

  1. Tarian Tradisional

Salah satu kebudayaan di Pulau Alor yang cukup unik, yaitu tarian tradisional lego lego. Tarian ini hampir mirip dengan tarian masekat yang ada di Aceh. Tarian lego lego dibawakan oleh banyak orang, dengan membentuk kelompok sambil bergandengan tangan mengelilingi mesbah, yaitu tiga buah batu yang disusun. Sembari menari, mereka juga melantunkan lagu pantun menggunakan bahasa adat Alor.

  1. Makanan Khas

Seperti suku suku lainnya, suku Alor juga memiliki makanan khas yang masih dikonsumsi sampai saat ini. Beberapa makanan tersebut diantaranya jagung bose, kenari dan kue rambut. Beberapa makanan khas di daerah ini tidak jauh berbeda dengan makanan di Nusa Tenggara Timur, karena letaknya yang masih satu wilayah. Kue rambut sendiri, merupakan jajanan yang terbuat dari bahan tepung dan gula lempeng yang digoreng, sehingga membentuk seperti suwiran rambut.

  1. Tempat Mempelajari Budaya Suku Alor

Tidak semua daerah di pulau ini yang masih mempertahankan tradisi dan kebudayaannya. Namun, ada suatu daerah khusus yang dihuni oleh suku Alor, yaitu Desa Adat Takpala. Desa ini memiliki penduduk sekitar 40 orang saja, dimana letaknya berada di kaki bukit dengan pepohonan yang masih lebat. Sedangkan rumah adat yang dihuni suku di Pulau Alor ini, berbentuk limas menggunakan atap ilalang.

Itulah beberapa informasi mengenai masyarakat Alor. Selain beberapa budaya tersebut, Alor juga terkenal dengan keindahan alamnya sehingga menjadi salah satu tempat untuk tujuan wisata. Salah satu tradisi yang cukup unik yaitu festival memanggil dugong atau dikenal dengan festival Amon. Bahkan festival ini disebut sebagai satu satunya festival panggil ikan yang ada di Indonesia.