Home » Uncategorized » Tanda Gejala Anak Menelan Benda Asing Yang Bunda Harus Tahu

Tanda Gejala Anak Menelan Benda Asing Yang Bunda Harus Tahu

Salah satu sifat yang identik dengan anak-anak adalah ceroboh, bahkan seringkali kecerobohan tersebut mengakibatkan bahaya pada anak itu sendiri, misalnya adalah menelan benda asing.

Namanya juga anak-anak, jika sudah melihat sesuatu di depan matanya biasanya langsung saja dimakan, bahkan benda asing sekalipun. Di samping ketidaktahuan anak, juga pengawasan orang tua yang kurang ketat dan cermat.

Anda harus mengenali gejala-gejala anak yang menelan benda asing. Ini menjadi salah satu cara melindungi anak dari segala bahaya atas apa yang sudah dilakukannya. Berikut ini akan kami kupas tuntas mengenai gejala anak yang menelan benda asing.

Gejala-gejala anak menelan benda asing

Jika anda mengetahui secara langsung bahwa anak menelan benda asing, maka segera lakukanlah Heimlich Manufer atau memukul sedang/keras pada punggung anak untuk berusaha mengeluarkan benda asing yang ditelan.

Jika langkah ini berhasil memunculkan benda asing dari dalam tubuh anak, anda bisa berusaha mengambilnya dengan jari. Tapi ingat. Jangan pernah anda memasukkan jari ke mulut anak ketika melihat benda asing tersebut muncul di tenggorokan.

Apabila anak kehilangan kesadaran ketika anda melakukan hal tersebut, maka anda bisa memberikan nafas buatan dan bawa ke UGD sesegera mungkin.

Selain itu ada beberapa gejala anak menelan benda asing berikut ini :

  • Mengalami batuk dan nafas anak berbunyi
  • Anak mengalami demam tinggi
  • Muntah-muntah dan anak selalu berusaha memuntahkan sesuatu dari dalam perutnya
  • Sakit perut
  • Hilang nafsu makan
  • Anak merasakan sakit di dada
  • Selalu mengeluarkan atau meneteskan air liur

Jika anak mengalami gejala-gejala seperti di atas dan anda mengetahuinya, segera saja bawa anak ke dokter untuk ditangani lebih lanjut.

Jangan tunda penanganan ini, sebab anak akan terus merasakan sakit yang bertambah. Apalagi jika benda asing yang ditelan merupakan benda padat dan berbahaya.

Lain kali, anda harus lebih berhati-hati dalam mengawasi anak. Jangan sampai hal ini terjadi lagi dan membahayan anak karena keteledoran anda sendiri.