Home » Pendidikan » Tips mempersiapkan diri mengikuti SIMAK UI

Tips mempersiapkan diri mengikuti SIMAK UI

UI atau Universitas Indonesia merupakan salah satu kampus yang ternama dan menjadi impian bagi sebagian besar siswa dan siswi di seluruh Indonesia. Seleksi masuk di kampus UI juga tidaklah mudah. Sebab, akan ada persaingan ketat dari semua pelajar di Indonesia untuk memperebutkan kuota mahasiswa yang disediakan. Salah satu jalur seleksi masuk UI adalah SIMAK UI.

SIMAK UI bisa dibilang menjadi jalur seleksi yang memiliki peluang lebih besar dibanding dengan jalur seleksi yang lain. Sebab, setiap tahun kuota yang disediakan untuk jalur seleksi ini adalah sebesar 56%. Pada artikel kali ini kami akan memberikan kamu beberapa tips untuk mempersiapkan diri mengikuti SIMAK UI. Berikut ini adalah tips mempersiapkan diri mengikuti SIMAK UI.

1. Persiapan Administrasi

Hal pertama yang harus kamu persiapkan ketika akan menghadapi seleksi masuk kampus Universitas Indonesia melalui jalur SIMAK UI adalah membaca dan mengetahui panduan ujian yang akan dilaksanakan. Ini penting untuk kamu ketahui sebab ketentuan dan kebijakan dari Kampus UI tentu tidak sama dengan kampus yang lain. Jadi kamu perlu memahami dengan baik dan benar mengenai segala hal yang berkaitan dengan SIMAK UI.

Semisal mengenai tata cara pendaftaran, tentang apa saja yang akan kamu kerjakan di SIMAK UI dan juga mengenai biaya administrasi serta dokumen-dokumen apa saja yang harus kamu persiapkan. Kamu bisa mengetahui dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan SIMAK UI tersebut di laman website resmi SIMAK UI. Kamu harus sering mengupdate informasi terkait dengan SIMAK UI agar tidak ketinggalan satu informasi sekalipun.

2. Lengkapi Dokumen

Hal berikutnya yang harus kamu persiapkan jika ingin mendaftar seleksi SIMAK UI adalah kamu harus melengkapi semua dokumen persyaratan yang dibutuhkan. Ada banyak kabar yang beredar mengenai dokumen dalam lingkup tes seleksi masuk Universitas Indonesia melalui jalur SIMAK UI ini. Konon, di setiap tahun hampir ada sekitar 15% peserta yang tidak diterima karena dokumen yang diserahkan tidak lengkap.

15% yang tidak lolos seleksi tersebut bukan karena nilai tes seleksi SIMAK UI rendah, mereka tidak lolos lantaran terganjal kelengkapan dokumen yang kurang memadai. Beberapa contoh kasus dokumen tersebut antara lain adalah dalam rapor hasil belajar terlalu banyak absensi yang merah, kemudian panitia melakukan diskualifikasi lantaran pendaftar salah mengisi nomor peserta, juga karena peserta tidak benar dalam mengisi kode set dalam lembar jawaban.

Karena itulah kamu harus memperhatikan dengan baik dan benar perihal dokumen ini ketika akan mengikuti ujian seleksi masuk kampus UI melalui jalur seleksi SIMAK UI. Karena akan sangat disayangkan bilamana kamu sudah mengerjakan soal dengan benar dan nilai yang kamu dapatkan juga cukup untuk diluluskan, namun kamu di diskualifikasi lantaran dokumen-dokumen tersebut.

3. Siapkan Peralatan Tempur

Hal berikutnya yang harus kamu persiapkan dalam menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri Universitas Indonesia melalui jalur SIMAK UI adalah peralatan ketika ujian tersebut berlangsung. Tentu yang paling gampang terdeteksi adalah pakaian yang menjadi syarat ujian. Semisal domisili kamu tinggal jauh dari tempat seleksi dan mengharuskan kamu untuk kos, maka segala macam pakaian yang memang dibutuhkan sebaiknya kamu persiapkan.

Kemudian peralatan utama dalam mengerjakan soal ketika SIMAK UI antara lain adalah pensil 2B, Penghapus, Papan Ujian. Untuk pensil 2B, kamu bawa dari rumah tiga buah pensil yang telah diraut pada bagian ujungnya agar ketika nanti mengerjakan soal tiba-tiba pensil patah, kamu sudah punya gantinya. Untuk menghapus kamu bawa satu saja dan untuk papan ujian sebaiknya yang berbahan plastik licin atau tripleks juga bisa.

4. Kondisi Fisik

Kondisi fisik yang prima juga harus kamu persiapkan. Sebab, ujian seleksi masuk kampus UI ini mengharuskan kamu untuk menghadapi soal-soal dalam waktu yang tidak sebentar. Sebagai contoh ketika kamu mengambil jurusan Ipa, untuk sesi pertama dari jurusan Ipa ini kamu diharuskan untuk mengerjakan soal dengan jumlah 75 buah soal dan harus kamu tuntaskan dalam waktu paling maksimal adalah 150 menit.

Kemudian jika kamu mengambil jurusan Ips, maka kamu harus mengerjakan soal dengan jumlah sampai dengan 75 buah soal dan soal tersebut harus kamu selesaikan dengan batas waktu paling maksimal adalah 90 menit. Dan jika kamu mengambil jurusan Ipc, maka kamu diharuskan untuk mengerjakan soal dengan batas waktu sampai dengan 360 menit untuk kategori soal campuran antara Ipa dan Ips.

Itu semua baru babak awal atau sesi pertama. Setelah sesi pertama berhasil kamu selesaikan, masih ada tahapan pengerjaan soal berikutnya yaitu pada sesi kedua. Pada sesi kedua ini kamu akan mengerjakan soal-soal mulai dari pelajaran Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dengan batas waktu paling maksimal adalah sampai dengan 120 menit.

5. Cari Bimbel

Saat ini banyak bimbel simak ui yang bisa kalian ikuti, dengan mengikuti salah satu bimbel simak UI terbaik. Kalian akan dimudahkan dengan banyak tips dan trik mengerjakan soal tes seleksi masuk dengan mudah dan praktis loh. Sehingga peluang masuk ke UI lebih besar dibandingkan jika kalian tidak mengikuti bimbel.

Kesimpulan

Selain beberapa tips di atas, tentu kamu harus belajar mengerjakan latihan soal dan memahami tipikal soal yang diujikan. Memang, terkadang untuk mengejar sebuah impian kamu harus berjuang mati-matian. Urusan kalah atau menang, itu jadi prioritas kesekian. Yang penting berjuang saja dulu. Sekian dan terima kasih.