Home » Hobi » Kucing Cacingan? Berikut Rekomendasi 5 Obat Cacing Kucing yang Terbukti Ampuh

Kucing Cacingan? Berikut Rekomendasi 5 Obat Cacing Kucing yang Terbukti Ampuh

Kucing merupakan hewan yang menggemaskan, dan disukai hampir sebagian besar masyarakat. Binatang lucu ini diklaim sebagai sahabat terbaik manusia, dan menjadi obat dikala stres. Tidak heran jika banyak orang yang memelihara kucing, bahkan jumlahnya bisa lebih dari satu jenis. Namun tubuh kucing yang kecil membuatnya rentang terhadap penyakit, terutama cacingan. Berikut rekomendasi obat cacing kucing yang bisa dikonsumsi.

Mencegah Pertumbuhan Cacing dalam Tubuh Kucing

  1. Drontal Cat (Bayer)

Sebelum anda memutuskan untuk membeli obat cacing untuk kucing, sebaiknya mengenali dulu gejala yang muncul. Ada beberap ciri-ciri kucing yang terkena cacingan, dan terlihat secara kasat mata. Langkah tersebut dirasa lebih efektif, untuk menghindari adanya salah diagnosa. Salah satu ciri yang paling kentara ialah perubahan fisik, badan kucing menjadi kurus tapi memiliki perut yang buncit. Terlihat seperti kucing hamil padahal Ia sedang menderita cacingan.

Jika anda menyentuh badan kucing maka langsung bersentuhan, dengan tulang dan dagingnya sedikit. Namun ada kejanggalan bagian perut yang nampak besar, anda bisa mengenalinya sebagai cacingan. Untuk itu anda perlu memberinya Drontal Cat untuk memberantas cacing. Cara pemakaiannya cukup simple sesuaikan dosis dengan berat badan si kucing. Jika bobot kucing 4 kg maka berikan 1 tablet Drontal Cat, dan dikonsumsi secara rutin di usia 6-12 minggu.

  1. Drontal Plus+ (Bayer)

Obat cacing kucing diklaim mampu mencegah pertumbuhan cacing, pada perut si kucing. Ada beberapa penyebab kucing cacingan, biasanya ditularkan dari induknya ketika menyusui. Tidak hanya itu saja kemungkinan masuk melalui kulit, kutu, hewan pengerat, atau lewat makanan. Serangan cacing ini sangat umum terjadi pada kucing, untuk mengantisipasinya anda perlu mengenali ciri-ciri cacingan pada kucing.

Pada waktu anda mengelus bagian tulang belakang kucing, tangan akan merasakan adanya benjolan di sepanjang ruas belakang. Saat anda pegang benjolan tersebut terasa tajam, dan kucing akan mengeong tanda Ia kesakitan. Hal tersebut disebabkan adanya bantalan lemak di bagian tulang belakang. Bisa dipastikan si meong mempunyai banyak cacing dalam tubuhnya.

Satu-satunya cara untuk menyembuhkan kucing ialah memberikan obat Drontal Plus+. Kandungan dalam obat digunakan sebagai penghilang parasit usus, seperti cacing pita dan cacing tambang. Dosis obatnya disesuaikan dengan berat badan si kucing, dan berikan pada anak kucing mulai usia 6-12 minggu. Selanjutnya obat cacing ini bisa diberikan setiap 3 bulan sekali, saat kucing mulai beranjak dewasa.

  1. Combantrin

Merk obat cacing kucing ini terdengar familiar, tidak hanya dikonsumsi oleh manusia tapi juga kucing. Apabila si kucing mulai menunjukkan gejala cacingan, anda bisa mengandalkan Combantrin sebagai penawarnya. Obat akan bekerja secara efektif untuk menyembuhkan, terutama pada jenis cacing gelang. Namun anda perlu mengidentifikasi dulu apakah benar kucing anda terserang cacing.

Ketika kucing anda mulai sering merasa haus, dan kehilangan nafsu makan. Kemungkinan hal tersebut merupakan gejala cacingan. Sebab cacing dapat mengganggu pencernaan dalam tubuh kucing, sehingga menyebabkan kucing tidak nafsu makan. Anda akan melihat perubahannya saat memberinya makanan. Si meong sama sekali tidak menyentuhnya, terkesan tidak berselera. Ia akan cenderung meminum airnya saja, atau mencari asupan air diluar rumah.

  1. Vermox

Obat cacing kucing Vermox akan membantu, untuk menghilangkan parasit yang mengendap di usus. Parasit yang menempel pada tubuh kucing, akan mencuri banyak nutrisi yang berasal dari makanan. Hal tersebut menjadikannya tidak memperoleh vitamin, mineral serta protein yang diperlukan tubuh. Jika dibiarkan tidak diobati maka perlahan daya tubuhnya menurun, ciri utama yang kentara ialah bulu indahnya semakin rontok.

Sebelum terjadi kerontokan anda akan melihat warna bulu yang berbeda. Bulu terlihat semakin kusam, tidak berkilau dan sehat menandakan Ia sedang sakit. Pada obat Vermox diyakini sangat ampuh mengusir berbagai jenis cacing. Terdapat kandungan sepertoi mebendazole, yang berfungsi membersihkan usus. Namun obat tersebut tidak disarankan pada kucing yang sedang hamil.

Terkadang pula kucing menunjukkan gejala muntah dan diare, karena cacing mengganggu pencernaannya. Jumlah cacing yang menumpuk bisa merusak kesehatan lambung si meong, dan semakin menurunkan daya tahan tubuh. Jika tidak segera diberi pertolongan pertama, maka muntah semakin parah dan menimbulkan kematian. Pemberian obat cacing kucing mampu menyembuhkan cacingan, secara bertahap.

Bahkan ada beberapa jenis kasus kucing cacingan, dimana Ia memuntahkan sebundel cacing. Selain itu saat kucing diare akan mengeluarkan pup beracampur cacing, dan terjadi secara terus-menerus. Jika gejala sudah tidak bisa terkontrol maka segera larikan ke klinik dokter hewan. Pemberian obat cacing dalam waktu dekat juga tidak baik, berbeda dengan ahlinya yang akan memberi resep obat

  1. Bahan-bahan Alami

Kucing yang terserang cacingan biasanya nampak sangat lemah, dan tidak bersemangat. Padahal Ia biasanya sangat aktif, bermain, dan berlari kesana kemari. Ukuran tubuhnya pun semakin kecil dengan bulu yang berwarna kusam. Anda dapat menebak bahwa tubuh si kucing sedang ditumbuhi parasit. Anda pun bisa mengenali jenis cacing yang menyerang kucing, dengan cara melihat pada bagian bawah ekor si kucing.

Obat cacing kucing yang berasal dari bahan alami, bisa dijadikan penyembuh kucing yang cacingan. Misalnya saja olahan dari wortel dimana kandungan vitamin A sangat tinggi, serta adanya antiobiotik dan serat untuk kekebalan tubuh. Caranya anda bisa membuat jus wortel yang dicampur madu, fungsinya untuk melancarkan pencernaan pada kucing. Kemudian cacing di perut si kucing, akan segera keluar bersamaan dengan kotorannya.

Selanjutnya ada kulit mangga yang memiliki daya antelmintik, untuk membantu pencegahan cacing pada kucing. Antelmintik ini berfungsi untuk membunuh bakteri, kuman dan larva cacing dalam perut si meong. Cara membuatnya cukup rebus kulit mangga selama 15 menit, kemudian memberikannya ke kucing bersamaan dengan jadwal makan. Lakukan secara rutin hingga kucing mengeluarkan cacing bersama kotorannya.

Banyak orang menjadikannya hewan peliharan, karena disinyalir mampu meredakan emosi dan penat. Namun anda pasti merasa sedih ketika si kucing tidak lagi bersemangat, dan ternyata Ia terserang penyakit cacingan. Maka anda harus segera mengobatinya, jangan sampai terjadi hal-hal tidak diinginkan. Untuk melihat pertolongan pertama apa yang harus dilakukan, cobalah kunjungi website hewanesia.