Home » Uncategorized » Latihan Fisik Sepak Bola

Latihan Fisik Sepak Bola

Olahraga sepak bola merupakan olahraga yang banyak memiliki kejuaraan. Laga kejuaraan sepak bola menjadi hal yang dinantikan oleh para penggemar sepak bola. Walaupun yang bertanding adalah klub sepak bola profesional, mereka harus tetap melaksanakan latihan sebelum bertanding.

Latihan fisik sepak bola dilakukan agar tim semakin siap dalam menghadapi lawan dan mempelajari berbagai teknik terbaru dalam sepak bola. Berikut ini adalah beberapa latihan fisik sepak bola yang dilakukan untuk menjaga performa tim saat bertanding.

Latihan Fisik Sepak Bola

Pemain sepak bola profesional harus memiliki kondisi fisik yang kuat dna tangguh dalam menghadapi berbagai kejuaraan sepak bola. Mereka harus kuat bermain selama 2 x 45 menit dalam pertandingan sepak bola. Kekuatan fisik pemain sepak bola diperoleh dengan cara berlatih.

Untuk menghadapi pertandingan besar, tim harus memiliki persiapan yang matang. Untuk itu, ada beberapa jenis latihan fisik yang dilakukan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan para pemain, latihan fisik tersebut diantaranya:

1. Latihan kekuatan fisik

Para pemain harus memiliki kekuatan fisik yang prima ketika sedang bertanding. Untuk itu, diperlukan latihan yang bisa melatih kekuatan fisik para pemain. Salah satu jenis latihan untuk melatih kekuatan adalah latihan beban. Latihan ini efektif untuk mmebuat pemain memiliki kekuatan fisik yang prima.

  • Push up, merupakan latihan yang bertujuan untuk memperkuat otot bisep dan trisep.
  • Back up, latihan ini dilakukan dengan mengangkat tubuh bagian depan sehingga tidak menyentuh lantai lalu kembali ke posisi semual. Back up dilakukan dalam posisi tengkurap.
  • Pull up, merupakan latihan fisik yang dilakukan dengan menarik berat badan secara menyeluruh.
  • Squat jump, merupakan latihan fisik yang digunakan untuk melatih kekuatan kaki.
  • Squat thrust, latihan fisik ini bisa untuk meningkatkan kekuatan otot tungkai dan lengan.

2. Latihan kekuatan daya tahan tubuh

Latihan daya tahan tubuh ini penting agar pemain mampu bertahan lama di tengah lapangan ketika sedang bertanding. Pada latihan ini, kekuatan daya kardiovaskular menjadi hal yang diutamakan. Latihan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dilakukan dengan beberapa hal berikut:

  • Twisting
  • Quick start
  • Cutting
  • Jogging, biasanya dilakukan dalam waktu 40 menit hingga 1 jam. jogging bertujuan agar pemain mampu terus bergerak aktif di lapangan tanpa cepat lelah.
  • Skipping, latihan ini merupakan bagian dari pemanasan yang berguna untuk meningkatkan kekuatan stamina para pemain.

Pada latihan kekuatan daya tahan tubuh, jenis latihan bisa dikombinasikan dengan kecepatan yang divariasikan. Latihan ini dilakukan secara rutin dalam waktu lama agar stamina para pemain terjaga saat di lapangan.

3. Latihan kelenturan

Kelenturan atau fleksibilitas juga penting untuk dilatih agar pemain dapat bermain di ukuran lapangan sepak bola standar Nasional dengan lincah. Tujuan utama dari latihan ini adalah agar pemain lebih fleksibel dalam membalikan badan dan mengubah arah dalam memainkan bola.

Latihan kelenturan juga berfungsi untuk mencegah cedera pada otot dan sendi. Jika pemain memiliki fleksibilitas tinggi, resiko cedera pemain akan lebih kecil. Berikut latihan kelenturan yang biasa dilakukan:

  • Mencium lutut, latihan ini menjadi salah satu teknik pemanasan yang bertujuan untuk melatih kelenturan otot. Mencium lutut dilakukan pada posisi duduk di permukaan datar dengan meluruskan kedua kaki dalam keadaan rapat sambil membungkukkan badan hingga wajah menyentuh lutut.
  • Sikap lilin, gerakan ini masuk dalam gerakan senam lantai. Pada latihan ini dilakukan dalam posisi telentang dengan kedua kaki diangkat ke atas sambil menopang pinggang dengan kedua tangan.

4. Latihan kecepatan

Kecepatan juga perlu dilatih agar pemain dapat bermain dengan cepat dan tidak mudah terbungkam oleh lawan. Berikut ini latihan kecepatan yang dilakukan:

  • Sprint jarak pendek, latihan ini dilkaukan pada jarak 100, 200, dan 400 meter dengan kecepatan maksimal.
  • Shuttle run, dilakukan dengan lari bolak balik dengan bentuk lintasan tertentu, misalnya lintasan angka 8.

Saat latihan kecepatan, biasanya juga dilakukan relay yang bisa meningkatkan kecepatan. Selain itu, dilakukan pula balapan antar pemain dan kombinasi dengan gerakan menggiring bola, serta menambah rintangan.

5. Latihan pendinginan

Selain melakukan pemanasan, dalam latihan fisik sepak bola juga perlu dilakukan pendinginan yang diawali dari kepala sampai kaki. Latihan pendinginan ini bertujuan untuk membuat rileks kembali otot-otot yang telah bekerja.

6. Menjaga asupan nutrisi

Selain latihan fisik, asupan nutrisi harian para pemain juga harus dijaga. Latihan fisik yang dilakukan tidak akan bisa berhasil tanpa disertai dengan asupan nutrisi yang baik. Ini merupakan kunci penting agar fisik lebih optimal dalam bermain di lapangan.

Pemain sepak bola biasanya mengkonsumsi karbohidrat lebih banyak karena tubuhnya memerlukan tenaga yang banyak. pemain juga mengkonsumsi minuman khusus, yaitu air yang mengandung hydrate agar karbohidrat yang masuk dalam tubuh bisa lebih cepat dicerna.

7. Menjaga pola hidup sehat

Pola hidup para pemain sepak bola harus diperhatikan. Untuk mendapatkan daya tahan tubuh dan kekuatan tubuh yang bagus dan tetap stabil, diperlukan gaya hidup yang sehat, teratur, dan seimbang. Hindari kebiasaan merokok, minum minuman keras, dan begadang.

Itulah beberapa latihan fisik sepak bola yang biasa dilakukan.