Home » Uncategorized » Kelebihan Dari Jeruk Dekopon

Kelebihan Dari Jeruk Dekopon

Banyak sekali jenis jenis dari buah jeruk. Salah satu jenis dari buah jeruk tersebut adalah jeruk dekopon. Jeruk dekopon merupakan jenis jeruk yang asalnya dari negara Jepang atau yang biasa disebut dengan ngeri sakura. Buah ini juga memiliki bentuk yang unik. Yaitu pada pangkal buah terdapat benjolan. Keberadaan jenruk jenis ini juga masih asing dan langka di Indonesia. Hal ini disebabkan karena jeruk jenis ini memang baru masuk ke Indonesia.

Meskipun jeruk ini bukan berasal dari indonesia, bukan berarti tidak bisa dibudidayakan di indonesia. Sudah ada beberapa daerah di Indonesia yang berhasil membudidayakan jeruk jenis ini. Salah satu contohnya adalah kota bandung. Daerah ini bahkan dijuluki sebagai pelopor budidaya jeruk dekopon. Pada awal mula masuk ke Indonesia, banyak sekali pembudidaya jeruk yang meragukan kemampuan bertahan hidup jeruk dekopon di Indonesia. Hal ini disebabkan karena perbedaan iklim yang ada di Indonesia dan Jepang. Namun setelah melihat banyak orang yang berhasil membudidayakan jeruk dekopon di bandung, kini pendapat dan pandangan tersebut tidak berlaku lagi.

Kelebihan yang dimiliki jeruk dekopon

  1. Jeruk dekopon memiliki bobot atau berat yang lebih dibandingkan dengan jeruk jenis lain
  2. Jeruk dekopon merupakan jenis jeruk yang tidak memiliki biji di dalamnya
  3. Kulit dari jeruk dekopon memiliki rasa yang sangat manis

Mungkin kalian pernah tidak sengaja memakan kulit jeruk atau memang sengaja mencicipinya karena penasaran. Lalu apa rasanya?  Pahit bukan. Namun rasa pahit tersebut tidak akan kamu dapatkan saat mencicipi kulit jeruk dekopon. Selain rasa buah yang manis, kulit dari jeruk ini juga manis.

Cara untuk membudidayakan jeruk dekopon

Pada dasarnya, jeruk jenis ini tidak sulit untuk dibudidayakan. Hal terpenting saat membudidayakan jeruk dekopon adalah saat pemilihan bibit. Pastikan bahwa bibit yang kamu pilih memilih kualitas yang baik dan asli. Karena sekarang banyak sekali bibit buah dekopon palsu yang dijajakan. Hal ini biasanya disebabkan oleh kesalahan dalam proses pembudidayaan.