Home » Uncategorized » Dehidrasi Bisa Memicu Kematian Pada Bayi Yang Terkena Diare

Dehidrasi Bisa Memicu Kematian Pada Bayi Yang Terkena Diare

Gejala diare pada bayi merupakan hal yang lumrah terjadi. Meski demikian, orang tua tidak boleh abai saat bayinya terkena diare. Karena diare yang terlambat diatasi bisa menyebabkan dehidrasi. Lalu, mengapa dehidrasi bisa membahayakan nyawa bayi yang terkena diare?

Dehidrasi merupakan kondisi tubuh yang kekurangan cairan. Saat terserang diare, bayi rentan mengalaminya. Padahal, kekurangan cairan bisa memperburuk kondisi tubuh bayi. Karena bisa menyebabkan komplikasi, seperti kerusakan otak. Sehingga bayi bisa meninggal.

Untungnya, gejala dehidrasi saat bayi sedang diare bisa Anda kenali cirinya. Seperti kondisi mulut dan kulit bayi kering, buang air kecil lebih sedikit, tidak keluar air mata saat menangis, serta sering mengantuk dan terlihat lesu. Bahkan bayi juga akan rewel.

Nah, untuk mengatasinya, Anda harus segera memenuhi kebutuhan cairan pada tubuh bayi. Dengan cara memberinya ASI atau susu formula yang cukup. Serta, larutan oralit dari air dan garam. Larutan ini efektif untuk mengganti kehilangan cairan akibat diare.

Itulah bahaya dehidrasi dari gejala diare pada bayi. Kenali cirinya. Lalu, segera berikan asupan cairan dengan cukup. Agar bayi yang terkena diare bisa terhindar dari risiko kematian.