Home » Budidaya » Ciri-Ciri Burung Hantu Dan Berbagai Macam Jenisnya

Ciri-Ciri Burung Hantu Dan Berbagai Macam Jenisnya

 

Burung hantu termasuk jenis burung nocturnal atau burung yang aktif di malam hari. Pada saat malam hari burung ini mencari makanan dan pada saat siang hari lebih banyak beristirahat. Burung hantu memiliki penglihatan yang sangat tajam dalam menembus kegelapan. Pada saat malam hari penglihatannya akan tajam sekali sehingga memudahkan untuk menerkam mangsa.

Burung hantu juga memiliki cakar yang tajam dan kokoh. Burung hantu merupakan kelompok dari ordo Strigiformes. Burung ini memiliki ciri khusus beserta fungsinya yang unik. Ciri khusus yang unik ini membuat burung hantu berbeda dengan jenis burung lainnya. Di dunia barat, burung hantu merupakan simbol dari kebijaksanaan.

Namun, di Indonesia sendiri burung hantu dianggap sebagai pembawa pertanda buruk atau maut. Keunikan burung hantu ini terdapat pada fisiknya. Ciri khusus burung hantu mulai dari mata, wajah, hingga bulunya memiliki fungsi yang sangat berbeda dengan jenis burung lainnya. Berikut

ciri-ciri burung hantu

  • Mempunyai kepala yang bisa berputar 135 derajat

Burung hantu bisa memutar lehernya lehernya 135 derajat, sehingga total kepala burung hantu berputar adalah 270 derajat.

  • Bentuk mata

Mata burung hantu tidak berbentuk bulat seperti hewan lainnya. Mata burung hantu berbentuk tabung yang masuk jauh ke dalam tengkoraknya. Kondisi mata tersebut membuat burung hantu melihat dengan cara memutarkan kepalanya.

 

  • Memiliki bentuk wajah yang unik

Burung hantu memiliki wajah yang mirip dengan manusia. Dimana kedua belah matanya menghadap ke depan sehingga tampak menyeramkan. Pada jenis burung hantu tito alba umumnya memiliki wajah mirip seperti bentuk hati. Namun, rata-rata semua jenis burunng hantu memiliki wajah layaknya topeng

 

  • Bentuk paruh

Paruh burung hantu bengkok ke bawah dan tajam serta mempunyai bulu jambul yang lembut.

 

  • Bentuk telinga

Telinga burung hantu berbentuk asimetris karena letaknya jauh dari kepala.

  • Kembang biak burung hantu

Burung hantu berkembang biak dengan cara bertelur. Telur burung hantu berwarna putih dan bercangkang keras.Telur tersebut dierami oleh burung hantu betina.

Sekarang ini burung hantu tidak lagi menjadi burung yang berada di habitat liar. Burung hantu sudah menjadi incaran dari para penggila burung untuk dipelihara. Suaranya yang sangat menyeramkan malah ini menjadi daya tarik sebagian orang. Apabila Anda ingin mendengarkan suara burung hantu, Anda dapat mengunduh mp3 suara burung hantu dari berbagai link.

Terdapat beberapa jenis burung hantu diantaranya

  • Burung Hantu Tito Alba

Burung hantu ini juga dikenal dengan nama burung hantu tito, serak jawa, dan Barn Owl. Ciri-ciri burung hantu tito adalah memiliki tubuh yang besar dan tinggi sekitar 34 cm. Bagian atas burung hantu tito mempunyai warna kuning tua kecoklatan dan terdapat bercak halus. Pada bagian bawah berwarna putih dan terdapat bintik hitam.

 

Burung hantu tito memiliki wajah yang berwarna putih yang berbentuk seperti hati. Burung hantu tito alba ini biasanya hidup di daerah perpohonan atau di tepi hutan, perkebunan, dan taman kota.

 

  • Burung Hantu Celepuk

Burung hantu ini juga dikenal dengan sebutan Indian Scops Owl. Ukuran tubuh burung hantu ini kurang lebih 23-25 cm. Burung hantu ini merupakan salah satu yang terbesar dari spesies scops owl. Burung hantu ini merupakan pemakan serangga serta termasuk binantang nocturnal. Burung hantu ini mempunyai kemampuan kamuflase yang sudah mumpuni.

 

Daerah penyebaran burung hantu jenis ini adalah di Indian Scops Owl. Indian Scops Owl yaitu pada bagian selatan Asia yang termasuk bagian Timur dari Timur Tengah. Daerah ini juga mencakup anak benua India, sampai ke beberapa negara yang ada di Asia Tenggara termasuk di Indonesia.

 

  • Burung Hantu Celepuk Reban

Untuk burung hantu jenis ini memiliki yang berbeda dari setiap daerahnya. Di Sunda disebut beuek. Kemudian di Jawa disebut dengan nama manuk kuwek. Burung hantu ini memiliki badan yang kecil. Burung hantu jenis ini juga mengeluarkan suara kuwek ketika berbunyi.

 

Daerah persebaran burung hantu jeni ini yaitu di Filipina, Kalimantan, Sumatera, Jawa, dan pulau Bali.

 

  • Burung Hantu Belu Watu Jawa

Burung hantu ini juga dikenal dengan nama Java Owler Glaucidium. Burung hantu jenis ini merupakan burung endemik Pulau Jawa serta Bali. Ciri khusus burung hantu jenis ini hampir sama dengan jenis yang lainnya.

 

Habitat beluk watu jawa ini berada di kantung-kantunh hutan pada dataran rendah serta di daerah perbukitan. Anda juga dapat melihat burung ini di pekarang desa, hutan primer, serta hutan sekunder.

Itulah ciri-ciri dan berbagai macam jenis burung hantu yang tentunya dapat Anda cari di mp3 suara burung hantu. Selain dari penjelasan di atas, burung hantu juga merupakan burung yang rakus. Bahkan karena terlalu rakusnya burung ini dapat memakan sesama jenis burung hantu yang kecil. Burung hantu juga memiliki bulu yang lembut yang berfungsi untuk meredam suara ketika terbang.