Home » Uncategorized » BAHAYA BAYI MENGGUNAKAN EMPENG

BAHAYA BAYI MENGGUNAKAN EMPENG

Empeng atau yang biasa disebut dot sering dipakaikan pada anak yang bayi yang masih menyusui. Biasanya diberi empeng agar bayi dapat bermain main dengan empengnya. Tetapi penggunaan empeng ini ternyata memiliki efek positif dan negatif pada bayi.

Efek positif menggunakan empeng

Di antara efek positifnya adalah empeng atau dot dapat diberikan kepada bayi ketika bayi rewel dan ibu sedang sibuk sehingga tidak dapat menyusui atau bayi sudah banyak minum asi sehingga dikhawatirkan perutnya kekenyangan.

Empeng juga dapat menjadi mainan bayi, bayi dapat menggunakan empeng dan dapat bermain dengan empeng. Empeng fungsinya sama dengan jari yang dihisap oleh bayi yang dapat melancarkan proses menyusui asi.

Empeng atau dot ini juga dapat membantu menidurkan bayi , juga dapat menurunkan resiko kematian mendadak pada bayi.

Efek negatif menggunakan empeng

Namun, empeng juga memiliki efek negatif yang tentu tidak baik untuk tubuh bayi. Empeng dapat mengganggu proses menyusui jika telah diberikan di awal awal kelahiran. Empeng atau dot dan puting susu dapat menyebabkan bayi bingung puting.

Sehingga dapat menghambat proses menyusui karena bayi masih belum terbiasa dengan puting susu ibu. Empeng atau dot juga dapat meningkatkan resiko infeksi mulut dan gigi. Empeng yang jarang dibersihkan akan mengganggu kebersihan mulut dan gigi bayi.

Empeng juga dapat mengganggu posisi gigi yang tumbuh. Posisi gigi bayi ketika besar dapat menjadi tidak rata dan bentuknya menjadi tidak karuan. Agar hal ini tidak terjadi maka hendaknya empeng diberhentikan ketika bayi berumur 6 bulan.

Efek lainnya adalah bayi mengalami infeksi telinga. Infeksi telinga disebabkan karena adanya perubahan tekanan telinga ketika menggunakan empeng sehingga kotoran menumpuk dan menyebabkan infeksi pada telinga.

AGAR BAYI TIDAK MENGGUNAKAN EMPENG

Biasanya bayi yang menggunakan empeng itu akan terbiasa dengan menggunakan empeng dan cukup susah untuk menghilangkan ketergantungan menggunakan empeng. Empeng pada bayi usahakan hanya mencapai umur 6  bulan saja.

Empeng dapat juga diganti dengan mainan lainnya, misalnya boneka atau mainan mainan kecil lainnya yang sesuai dengan umurnya. Atau dengan melubangi empeng, sehingga anak merasa tidak nyaman lagi menggunakan empeng, dan meninggalkan empeng dengan sendirinya.

Agar seiring berjalannya usia dia tidak tergantung pada empeng atau dot, jika anak sudah besar dan masih memakai empeng maka usahakan ayah ibu melakukan kegiatan dengan anak agar anak lupa dengan empeng aau dotnya.

Semoga artikel ini dapat bermanfaat ya ayah ibu..